bang,,saya ingin berkomentar tentang eksistensi BPL,,BPL sekarang ini menurut saya belum maksimal,ada beberapa komisariat yang tidak mengetahui atau belum mengetahui peran BPL,,contohnya pada saat LK-1 ada sebuah komisariat yang tidak memakai atau memberi peran terhadap BPL dalam pelatihan. yang kedua adalah pada saat harus ada delegasi dari komiosariat atau ada event di komisariat, contohnya KONFERCAB dan RAK,,kenapa mendelegasikan dan menarik anggota BPL,, apakah tidak ada kader yang lain? saya mendengar, katanya punya banyak kader tapi kenapa seperti itu? tolong diberi pengarahan terhadap ketua komisariat. nama komisariat tidak saya expose karena pertimbangan sosial. tapi sebagai kader kita harus sadar. bersama BPL mari kta lawan penindasan intelektual.
1 komentar:
bang,,saya ingin berkomentar tentang eksistensi BPL,,BPL sekarang ini menurut saya belum maksimal,ada beberapa komisariat yang tidak mengetahui atau belum mengetahui peran BPL,,contohnya pada saat LK-1 ada sebuah komisariat yang tidak memakai atau memberi peran terhadap BPL dalam pelatihan. yang kedua adalah pada saat harus ada delegasi dari komiosariat atau ada event di komisariat, contohnya KONFERCAB dan RAK,,kenapa mendelegasikan dan menarik anggota BPL,, apakah tidak ada kader yang lain? saya mendengar, katanya punya banyak kader tapi kenapa seperti itu? tolong diberi pengarahan terhadap ketua komisariat. nama komisariat tidak saya expose karena pertimbangan sosial. tapi sebagai kader kita harus sadar. bersama BPL mari kta lawan penindasan intelektual.
Posting Komentar